Tumbuhan juga bisa menjadi Bahan Bakar

Anda tidak akan tahu apa yang bisa Anda temukan ketika Anda bermain-main ke tempat pembuangan sampah. Sejumlah ilmuwan asal Amerika Serikat ternyata telah menemukan “emas hitam”.

67361_jarak_pagar__tanaman_yang_digunakan_sebagai_bahan_bakar_nabati__biofuel___thumb_300_225

Peneliti dari lab biologi sintetik University of California telah menggunakan bakteri yang ditemukan pada tempat pembuangan sampah di awal tahun 1980-an yang bisa digunakan untuk mengubah limbah alami menjadi bahan bakar yang tidak berbeda dengan bahan baker berbasis fosil.

Metode yang digunakan memungkinkan limbah agrikultural seperti sampah tanaman jagung dan pohon tebu diubah menjadi bensin.

Dengan perbaikan di tingkat produksi dengan teknik pembuatan yang lebih baik, para peneliti memperkirakan biaya produksinya dapat ditekan hingga sekitar 1,65 dolar AS per galon untuk bahan bakar berbasis sampah pohon tebu.

Peneliti di lab menggunakan bakteri yang ditemukan pada awal 1980-an yang hidup di tempat pembuangan sampah yang sudah ditinggalkan, dan kemudian mengombinasikannya dengan ragi. Ketika dicampurkan dengan tanaman organik, bakteria tersebut mencernanya dan memproduksi asetat kimia. Ragi kemudian mengonversi asetat tersebut menjadi methyl halide, yang dapat dikumpulkan dan dikonversi menjadi bensin.

Ditulis dalam Sains. Tag: . 3 Comments »

3 Tanggapan to “Tumbuhan juga bisa menjadi Bahan Bakar”

  1. ekaria27 Says:

    Ini cetusan ide pribadi atau copas dari tempat lain ?
    Kalo karangan pribadi wah luar biasa !🙂

  2. julie Says:

    hello bro
    lam kenal

  3. noego08 Says:

    Iya iya.. Jgn lupa blog saya di link yah.. https://noego08.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: