Jejak Dinosaurus Terbesar

dinos

Para peneliti menemukan setidaknya 20 jejak dinosaurus dengan diameter 1,4-1,5 meter yang tersebar di area seluas 10 hektar di kawasan Pegunungan Jura, Perancis timur. Jejak dinosaurus ini diduga sebagai jejak yang paling besar yang pernah ditemukan.

Peneliti Jean-Michel Mazin dari National Center of Scientific Research, Perancis, Rabu (7/10), menduga masih ada ratusan, bahkan ribuan, jejak yang terpendam.

Daerah Jura diyakini pernah menjadi tempat berkumpulnya Sauropod, dinosaurus terbesar dan berleher panjang yang memakan tumbuh-tumbuhan 150 juta tahun yang lalu.

Baca entri selengkapnya »

Iklan

Udang Tanpa Mata

udang

Krustasea (udang-udangan) tanpa mata jenis baru ditemukan di goa bawah air terpanjang di dunia di Pulau Lanzarote yang masih wilayah Kepulauan Canary (kekuasaan Spanyol). Speleonectes atlantida, demikian nama hewan itu dinamai sesuai dengan tempat ditemukannya di Terowongan Atlantida, berukuran panjang 20 milimeter.

Makhluk aneh itu diduga termasuk kelompok udang purba yang dulu banyak berkeliaran di lautan Mesozoik lebih dari 200 juta tahun lalu. Makhluk tanpa tulang belakang itu termasuk ke kelompok krustasea unik yang disebut Remipedia. Jenis itu pertama kali diidentifikasi para ilmuwan tahun 1979.

Baca entri selengkapnya »

Ular Terbesar Berada Di Kalimantan

ular

Kalimantan memang memiliki ular-ular raksasa.  Namun selama ini, ular yang besar yang baru ditemukan adalah sejenis sanca atau python atau masyarakat Kalimantan menyebutnya ular sawah, yang panjangnya belasan meter.

Beberapa bulan yang lalu muncul sebuah foto udara yang membuat heboh Malaysia. Seekor ular raksasa berenang di Sungai Baleh, Sibu, Serawak, bagian utara Kalimantan yang masuk wilayah Malaysia.

Baca entri selengkapnya »

Terbukti, Telur Dulu Baru Ayam

dino

Teka-teki klasik antara telur dulu atau ayam dulu mungkin terjawab dengan penemuan fosil sarang dinosaurus di Kanada. Di sarang yang dibuat 77 juta tahun lalu itu masih terlihat jelas bekas kumpulan lima butir telur.

“Karakteristik sarang tersebut mirip dengan sarang burung,” ujar Francois Therrein, salah satu paleontolog dari Royal Tyrell Museum Alberta, Kanada. Ini berarti bahwa dinosaurus lebih dulu membuat sarang sebagai tempat mengerami telurnya sebelum burung melakukannya. Selama ini, sejumlah pakar evolusi masih berasumsi bahwa burung berkembang dari dinosaurus. Baca entri selengkapnya »

Fosil Pterosaurus Ditemukan di China

fosil

Paleontolog China dan Inggris mengumumkan temuan fosil reptil terbang, pterosaurus, yang dipercaya hidup pada 65 juta hingga 220 juta tahun silam. Temuan itu menjadi kunci misteri keberadaan reptil terbang selama ini.

Temuan tersebut dijuluki Darwinopterus modularis, sebagai bentuk penghormatan mereka terhadap pencetus teori evolusi Charles Darwin. Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal terbitan Inggris, Proceedings of the Royal Society B, Rabu (14/10). Baca entri selengkapnya »

Seabad Punah, Gagak Banggai Khas Sulawesi Ternyata Masih Ada

burung

Gagak banggai (Corvus unicolor) yang dikira telah punah sejak seabad lalu ternyata masih ditemukan di habitat aslinya. Burung tersebut adalah salah satu spesies gagak khas Indonesia yang hidup di Pulau Peleng, Sulawesi.

Baca entri selengkapnya »